| 0 comments ]


BEKASI- Setelah dua tahun vakum, grup band Slank siap meluncurkan album baru. Album ini bertajuk "Jurustandur".

"Jurustandur singkatan dari Maju Terus Pantang Mundur," ungkap Kaka "Slank" ketika ditemui di Pabrik Yamaha, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/6/2010).

Menurut Kaka, album ini sebenarnya baru akan resmi diluncurkan setelah gelaran Piala Dunia 2010 berakhir. "Tapi mulai sekarang sudah beredar," ungkap vokalis Slank tersebut.

Selain itu, dalam beberapa waktu kedepan Slank juga akan melakukan promo ke empat kota yakni Karawang, Madiun. Kudus, dan Jambi. "Ini tur bersama Yamaha sekaligus tur promosi album baru kita," tambahnya.

Album Jurustandur ini kata dia terdiri dari 17 lagu yang semuanya digarap saat berlangsungnya pemilihan umum presiden di 2009. "Saat pemilu yang bisa manggung cuma yang digaet parpol, kalau tidak ya tidak manggung," kata dia.

Namun hal ini menjadi efek positif bagi Slank karena malah bisa terkumpul materi lagu yang cukup banyak. "Banyak juga beberapa lagu yang berubah-rubah tapi membuat jadi lebih menarik," katanya.

Dengan semangat maju terus pantang mundur, ia berharap baik Yamaha maupun para Slankers bisa menerapkan semangat maju terus ke depan.

Peluncuran yang bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila ini sendiri memang dipilih oleh Slank karena sesuai dengan tema yang mereka angkat dalam lagu-lagunya. “Ada beberapa judul lagu yang diangkat dari keprihatinan kita seperti lagu Jurus Tandur dan Omdong. Lagu Omdong itu buat orang yang selalu mengatasnamakan Pancasila tapi tidak menjalankan dengan benar. Dari kecil kita selalu diajarin tentang Pancasila, tapi makin besar kita melihat malah banyak orang yang jadi jauh dari Pancasila. Kita mau ajak agar orang balik lagi ke Pancasila. Jangan cuma omong doang, tapi jalanin,” Bimbim meneruskan perkataannya.

“Paham Komunis terbukti gagal dengan jatuhnya Uni Soviet. Begitu juga kapitalisme runtuh dengan krisis ekonominya. Jadi kita harusnya bangga jadi negara Pancasila. Harusnya Pancasila bisa jadi ideologi alternatif dunia,” pungkasnya.



PLUR

0 comments

Post a Comment